Arsip

Posts Tagged ‘jangan menyerah’

Selamat Menunaikan Ibadah Ramadhan, Maaf Lahir Bathin.

Tidak banyak yang bisa ditulis untuk artikel ini. Tulisan-tulisan di Blog  ini  sudah off kira-kira 2 bulan lebih. Banyak persoalan dalam beberapa bulan kemarin. Terkadang mencari pemecahan masalah tidaklah bisa dilakukan seorang diri. Tapi itulah yang saya lakukan untuk memperbaiki semua persoalan selama ini. Ibarat memilih dua hal yang berbeda seperti buah simalakama, “Di makan salah nggak dimakan salah juga”.

Setiap manusia pasti sering dihadapi dengan persoalan. Dari persoalan kerjaan, sekolah sampai dengan permasalahan hidup dan keluarga. Menjadi pribadi yang tidak memiliki persoalan pastilah “non sense”. Pasti ada kok?? begitu teman-teman chatting mengatakannya. Ya…. itulah yang saya hadapi beberapa bulan kemarin. Sedih memang, tapi semuanya harus bisa dihadapi, bukan orang lain yang bisa menghadapinya tapi kita sendirilah yang akan menghadapinya.

Baca selanjutnya…

Iklan

Suamiku, Bicaralah..Please!

Oktober 25, 2011 2 komentar

Saya cuplik tulisan dibawah ini, dan ‘sedikit’ memberikan gambaran tentang saya ‘actually’..:)

salam
———————————
Suamiku, Bicaralah..Please!
sUMBER : http://www.voa-islam.com/muslimah/artikel/2011/01/13/12763/suamiku-bicaralahplease/
———————————————————————————————————————————
“Aku gemeess dengan suamiku, ditanya apapun jawabnya hanya “he emm” atau paling banyak hanya
“terserah mama saja”.
Itulah beberapa curhatan dari para istri yang merasa sangat geregetan dengan
perilaku para suami mereka yang sangat pendiam dan benar benar menjadi Mr. No comment.
Banyak kejadian yang menurut mereka, enak dan bisa menjadi bahan diskusi yang menarik,
tapi hanya berakhir dengan jawaban dari sang suami, ” iya” dan atau kalimat simple ” terserah”.
Bahkan ada yang mungkin hanya cukup dengan senyuman.
Baca selanjutnya…

Catatan…

September 25, 2011 Tinggalkan komentar

Jika hidup ini seumpama rel kereta api dalam eksperimen relativitas Einstein, maka pengalaman demi pengalaman yang menggempur kita dari waktu ke waktu adalah cahaya yang melesat-lesat di dalam gerbong di atas rel itu. Relativitasnya berupa seberapa anyak kita dapat mengambil pelajaran dari pengalaman yang melesat-lesat itu. Analogi eksperimen itu tak lain, karena kecepatan cahaya bersifat sama dan absolut, dan waktu relatif tergantung kecepatan gerbong—ini pendapat Einstein—maka pengalaman yang sama dapat menimpa siapa saja, namun sejauh mana, dan secepat apa pengalaman yang sama tadi memberi pelajaran pada seseorang, hasilnya akan berbeda, relatif satu sama lain.

(Andrea Hirata, Laki-Laki Zenit dan Nadir, Edensor).

Curhat : Remember (sweet Moments)

Agustus 4, 2011 2 komentar

Mungkin kita pernah nonton iklan tropicanal slim. Produk gula alternatif bagi penderita diabetes..Klo lupa saya kasih linknya ya !! ini dia http://www.youtube.com/watch?v=MhuJQrzJKj0.

 

Tapi saya sebenarnya tidak bercerita tentang produk tersebut. Saya mau kita semua mendengar lagu yang menjadi backsound/soundtracknya. Saya begitu terkesan dengan lagu tersebut.. so romantic i think.

Baca selanjutnya…

Selalu Di ingatkan Orang akan Shodaqoh

Mei 12, 2011 4 komentar

Saya hanya ingin mengucapkan banyak rasa terima kasih.. selama ini selalu banyak orang yang mengingatkan saya akan hal ini. Terima kasih teman, sahabat, mahasiswa dan keluarga tentunya…

Tulisan ini sengaja saya dedikasikan buat semuanya…

Shodaqoh :

Perumpamaan ( Nafkah yang dikeluarkan oleh ) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang munumbuhkan tujuh butir, pada tiap-tiap butir seratus biji. Allah melipat gandakan ( ganjaran ) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas ( karunia-Nya ) lgi Maha Mengetahui. Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudian mereka tidak mengiringi aa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti ( perasaan si penerima ), mereka memperoleh pahala disisi Robb mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak mereka tidak bersedih hati. Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan. Dan Allah Maha Kaya lagi Maha penyantun.”

Sesungguhnya shodaqoh memberikan pengaruh yang sangat luar biasa untuk menolak berbagai bencana seklipun pelakunya orang kafir /pendosa, dholim, atau bahkan orang kafir. Allah akan menghilangkan berbagai macam bencana dengan perantaraan shodaqoh itu.

Ada dua macam hukum- shodaqoh,

1. Yang disodaqohkan harta yang baik dengan diperolehnya dengan cara yang baik.

2. Orang yang bersodaqoh hendaknya orang yang kaya, orang miskin tidak layak..

Sumber: http://id.shvoong.com/books/dictionary/1871239-shodaqoh-memang-ajaib/#ixzz1M6Zo4Wyt

Pelajaran yang bisa dipetik:

1. Terkadang, berapapun uang yang diterima akan bernilai sangat besar jika kita mampu berSYUKUR

2. Jika mau membuka mata, masih banyak orang yang hidupnya berkekurangan. Alhamdulillah, kita masih tergolong CUKUP

3. Rezeki sering datang kepada kita secara tidak terduga. Justru saat itulah, biarkan orang lain merasakan hal yang sama dengan cara berbagi rezeki kepada mereka

————————————————

salam…

Setelah 10 Tahun Mengabdi (1 Maret 2000-1 maret 2011)

Maret 14, 2011 2 komentar

Sebuah tulisan dan renungan panjang setelah 10 tahunan mengabdi disini.
————————————————————————————————-
Biasanya ketika seorang anak ulang tahun, tiada tertahan rasa senangnya
si anak akan hari ‘H’ yang ditunggu. Bunda dan Ayah tentu akan memberikan
sesuatu yang spesial di hari ‘H’ nya tersebut. Bukanlah kado ataupun materi
yang tentunya sering diharapkan si anak. Rasa perhatian juga dan konsen pada
anak tentulah membangkitkan motivasi pribadi bagi si anak.Motivasi ini tentunya
sangat berguna buat pengalaman dan semangat diri dalam mengarungi hidup.
Begitulah kalo seorang anak ulang tahun..

tapi bagaimana ketika kita telah ber’ulang’ tahun mengabdi ??
Baca selanjutnya…

Euforia kemenangan ini Janganlah Cepat Berlalu

Januari 10, 2011 Tinggalkan komentar

Tulisan ini ditulis sebelum Pelaksanaan Final Leg 1 dan 2.

————————————————————————————-

Di Bulan Desember penghujung tahun 2010 ini seperti memberikan aura positif bagi seluruh rakyat Indonesia. Betapa tidak, lihatlah euphoria kemenangan Indonesia dalam event 2 tahunan Piala AFF 2010. Event  ini seperti memberikan semangat positif bagi semua orang, bahwa Indonesia belumlah habis. Event tersebut ternyata dapat menyatukan semua orang. Indonesia begitu bersatu. Lihatlah betapa ‘merinding’nya ketika mendengarkan supporter menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama kurang lebih 80.000 pendukung. Sungguh luar biasa !!.
Pertandingan sepakbola adalah pertandingan olahraga yang sangat spesial karena tidak ada jenis pertandingan olahraga lainnya yang gelanggangnya bisa menampung segitu besarnya jumlah penonton. Dan jumlah penonton yang mencapai ratusan ribu tentunya menimbulkan efek lainnya berupa implikasi akan luapan emosi, dan semangat yang membara termasuk yang diakibatkan oleh aneka atribut, atraksi-atraksi para suporter, juga bahkan pesta kembang api di stadion selama pertandingan berlangsung!. Untuk hal yang terakhir disebut ini memang sepertinya cuma ada di negara kita, tapi itu menambah alasan kenapa pengalaman ini benar-benar seperti di luar dunia nyata.
Baca selanjutnya…

%d blogger menyukai ini: