Arsip

Archive for the ‘Mahasiswaku’ Category

#1.Menitipkan Indonesia pada mereka

Juni 30, 2015 1 komentar

Mereka mahasiswa-mahasiswa yang luar biasa. Kemiskinan tidak dijadikan alasan untuk mengubur cita-cita. Justru lilitan kemiskinan menjadi pemicu dan pelecut untuk maju. (Kompas 27 Juni 2015).

Indonesia sungguh memiliki banyak pemuda-pemuda berbakat. Tidak saja dari sisi akademis, sisi-sisi lainnya juga sangatlah luar biasa. Beruntunglah anak-anak SMA/K yang lulus secara akademis dengan nilai baik dan memiliki kemampuan yang diatas rata-rata, tapi belum atau tidak  memiliki kemampuan finansial untuk melanjutkan studi, pemerintah melalui Kementrian terkait memiliki program Beasiswa Bidik Misi. Program ini berguna untuk menjaring siswa-siswa yang memiliki kemampuan diatas rata-rata untuk dapat melanjutkan studi ke perguruan tinggi favorit di Indonesia. Program ini dapat diakses semua siswa di level SMA/K setiap tahunnya.

Jadi jika memiliki kemampuan maka ikutlah program beasiswa bidik misi ini. Dan pemerintah sendiri menentukan secara aturan tujuan beasiswa bidik misi adalah :

  • Meningkatkan motivasi belajar dan prestasi calon mahasiswa, khususnya mereka yang menghadapi kendala ekonomi keluarga;
  • Meningkatkan sebuah akses dan kesempatan belajar di perguruan tinggi negeri bagi peserta didik yang tidak mampu secara ekonomi dan berpotensi akademik baik untuk bangsa;
  • Menjamin keberlangsungan studi mahasiswa sampai selesai dan tepat waktu;
  • Merangsang / meningkatkan prestasi mahasiswa, baik pada bidang kurikuler, ko-kurikuler maupun ekstra kurikuler;
  • Menimbulkan dampak iring bagi mahasiswa dan calon mahasiswa lain untuk selalu meningkatkan prestasi dan kompetitif untuk mendapatkan beasiswa Bidik Misi ini;
  • Melahirkan lulusan yang mandiri, produktif dan memiliki kepedulian sosial, sehingga mampu berperan dalam upaya pemutusan mata rantai kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat.

Baca selanjutnya…

Iklan

Berbagi Ilmu & Trik dengan Programmer Fresh Graduate

November 12, 2009 Tinggalkan komentar

kemarin pagi ada alumni, mahasiswa saya yg janjian bertemu di kampus. Beliau menyatakan ada beberapa hal yg ingin
ditanyakan ke saya berkaitan dengan pembuatan program aplikasi. Hal ini menjadi biasa, selain via sms,chatting maupun langsung
para mahasiswa+alumni fresh graduate biasanya sering mengajak diskusi mengenai program aplikasi yang telah mereka buat dan
kembangkan.Untuk alumni yang satu ini.. belumlah seumur jagung lulus dari kampus ini.
Secara prestasi akademik saya nilai cukup bagus dan membanggakan sekali.

Ini kali tahapan dia ketika di test buat program di suatu perusahaan. Dukungan saya yang pasti ‘fight’ dan ‘coba aja’. Ini akan jadi
pengalaman bagi kita walaupun gagal pada saat akhirnya nanti.


Sharing Ilmu

————-
Point yang ingin dicatat saya adalah betapa bahagia kita ketika mampu sharing tentang ilmu ke orang lain, Jalan mereka ke depan
mungkin dipengaruhi oleh proses kita pada saat mendidik mereka dulu. Sharing ilmu dan dukungan kita ternyata memberikan
pengaruh positif pada mereka ketika melamar pekerjaan.  Menciptakan dan membangun pola pikir mereka adalah pengalaman yang
berarti bagi mereka.Pola pikir ini seperti menciptakan konsep tersendiri bagi mereka ketika membangun aplikasi.
Diakhir catatan ini, Seperti biasa… “Ala Bisa karena biasa…. Belajar apapun dimulai dari nol..”

sukses

(c)Sani

Sang Pemimpi:

November 1, 2009 Tinggalkan komentar

————–
Resume beberapa kutipan Dalam Novel Sang Pemimpi yang memberikan inspirasi dan Motivasi.

Kesendirian:
—————–
Dan di sini, di sudut
dermaga ini, dalam sebuah ruangan yang asing, aku
terkurung, terperangkap, mati kutu.

Gapailah Cita-cita setinggi Langit
————————————-
“Jelajahi kemegahan Eropa sampai ke Afrika yang
eksotis. Temukan berliannya budaya sampai ke Prancis.
Langkahkan kakimu di atas altar suci almamater terhebat
tiada tara: Sorbonne. Ikuti jejak-jejak Sartre, Louis
Pasteur, Montesquieu,Voltaire. Di sanalah orang belajar
science, sastra, dan seni hingga mengubah peradaban….”
Baca selanjutnya…

Beda mahasiswa “Ku” dengan Mhs lain

Juli 21, 2008 2 komentar

Jum’at (18 Juli 08 ), 02.00 pagi

Tempat : Kost Husmul

Klo mau dibandingkan.. mhs “Ku” banyak kekurangannya dibandingkan dengan mhs lain. Masalah mentalitas dan semangat mahasiswa “Ku” ada dikisaran angka 0 sd 1. masalah kejelasan dan etika dalam berkomunikasi dan ber-sms mahasiswa cic ada di kisaran 1 sd 2. masalah etika ini yang aneh.. diajarkan di 2 semester dan diwajibkan bayar lagi.. eeee… etikanya… ya itu…1 dan 2.. Coba lihat sms berikut ke saya :

“Pak.. sy mau tanya ujiannya open ato close?”

“ open book… “ jawab saya

“ Ya,,, pak sy juga udah tahu kok.. open book kan?”

Haaaaa…… teman sy ketawa habis … denger smsnya… dan sy tunjukkan sms lainnya.

Macam-macam isinya,… ada yg kirim gambar kelinci.. ada yg kirim gunakan bahasa gaul. Dlllnya… wah….. untung saya orangnya nggak ndeso ngerti bahasa gaul…

Apalagi jika ketemu langsung.. pasti stress nih dosen-dosen lain klo mahasiswa/i nya kayak mhs “Ku”.

Satu lagi masalah akut untuk mahasiswa “Ku” yaitu masalah mental dan semangat juang yang klo di skalakan ada di skala 0 sd 1. mesti disuap…dan diemongin…

Klo kita nggak ada dikampus dalam jangka waktu lama.. pasti mereka nyeletuk dengan bahasa cerebonan..”bapak ne kemana bae… lunga-lunga bae!”.. dan pastinya di sambung dengan “ saya udah nunggu bapak dari tadi?”.

Haaaaa…. sekali lagi lucu loh….bikin nggak stress,,

Kategori:Mahasiswaku Tag:,
%d blogger menyukai ini: