Arsip

Posts Tagged ‘Andrea Hirata’

Catatan…

September 25, 2011 Tinggalkan komentar

Jika hidup ini seumpama rel kereta api dalam eksperimen relativitas Einstein, maka pengalaman demi pengalaman yang menggempur kita dari waktu ke waktu adalah cahaya yang melesat-lesat di dalam gerbong di atas rel itu. Relativitasnya berupa seberapa anyak kita dapat mengambil pelajaran dari pengalaman yang melesat-lesat itu. Analogi eksperimen itu tak lain, karena kecepatan cahaya bersifat sama dan absolut, dan waktu relatif tergantung kecepatan gerbong—ini pendapat Einstein—maka pengalaman yang sama dapat menimpa siapa saja, namun sejauh mana, dan secepat apa pengalaman yang sama tadi memberi pelajaran pada seseorang, hasilnya akan berbeda, relatif satu sama lain.

(Andrea Hirata, Laki-Laki Zenit dan Nadir, Edensor).

Sang Pemimpi:

November 1, 2009 Tinggalkan komentar

————–
Resume beberapa kutipan Dalam Novel Sang Pemimpi yang memberikan inspirasi dan Motivasi.

Kesendirian:
—————–
Dan di sini, di sudut
dermaga ini, dalam sebuah ruangan yang asing, aku
terkurung, terperangkap, mati kutu.

Gapailah Cita-cita setinggi Langit
————————————-
“Jelajahi kemegahan Eropa sampai ke Afrika yang
eksotis. Temukan berliannya budaya sampai ke Prancis.
Langkahkan kakimu di atas altar suci almamater terhebat
tiada tara: Sorbonne. Ikuti jejak-jejak Sartre, Louis
Pasteur, Montesquieu,Voltaire. Di sanalah orang belajar
science, sastra, dan seni hingga mengubah peradaban….”
Baca selanjutnya…

Title : Laskar Pelangi !! inspirasi bagi yang sekolah

September 7, 2009 Tinggalkan komentar

Minggu (15 Juni 2008) ,02.40 PM

Tempat : Kost “Husmul” Bandhitos.. darmaga

Mungkin banyak buku yang sering menjadi inspirasi seseorang dalam berkarya, bekerja dan hidupnya. Buku laskar pelangi bagi saya menjadi salah satu yang menginspirasi semangat, kecintaan serta daya juang yang tinggi dari seseorang tentang semangatnya untuk sekolah.

Sy termasuk orang yang terlambat membaca novel ini. Sudah dengar dan nonton ‘kick andy’ tentang laskar pelangi ini, tapi bacanya belum… Keberuntungan ternyata mendekati saya, ketika numpang nginap/tidur di bandhitos.. e.. ternyata temen punya novelnya, walaupun katanya dia pinjam juga. Jadi deh seharian baca tuh novel… tamat.. lahap semua titik, koma dan ungkapan-ungkapan ilmiah dalam novel tersebut.

Buku ini juga sebenarnya menimbulkan kerinduan mendalam atas hal-hal dulu yang pernah dilakukan. Emang.. melihat kebelakang seolah-olah mengenang semua hal terbaik.. dan menuju ke depan dengan harapan meraih hal-hal terbaik dalam hidup semoga juga dapat tercapai.

Kutipan Tulisan Novel Edensor

September 5, 2008 4 komentar

Jika hidup ini seumpama rel kereta api dalam eksperimen relativitas Einstein, maka pengalaman demi pengalaman yang menggempur kita dari waktu ke waktu adalah cahaya yang melesat-lesat di dalam gerbong di atas rel itu. Relativitasnya berupa seberapa anyak kita dapat mengambil pelajaran dari pengalaman yang melesat-lesat itu. Analogi eksperimen itu tak lain, karena kecepatan cahaya bersifat sama dan absolut, dan waktu relatif tergantung kecepatan gerbong—ini pendapat Einstein—maka pengalaman yang sama dapat menimpa siapa saja, namun sejauh mana, dan secepat apa pengalaman yang sama tadi memberi pelajaran pada seseorang, hasilnya akan berbeda, relatif satu sama lain.(Andrea Hirata, Laki-Laki Zenit dan Nadir, Edensor).

%d blogger menyukai ini: