Beranda > olahraga > Please Jangan Lebay dong !! ..Bersatu Coba !!!

Please Jangan Lebay dong !! ..Bersatu Coba !!!

Please… bersatu dong!!!!!. Bosan rasanya menonton, mendengar dan membaca semua pertikaian yang terjadi selama ini di Indonesia. Sepertinya semua hal dan semua sisi saat ini dapat selalu dijadikan objek penderitaan untuk bahan pertikaian. Kangen rasanya melihat kembali Indonesia bersatu seperti dulu, waktu zamannya pak Harto. Adem, kemana-mana enak rasanya, tanpa perlu khawatir inilah itulah dan segala kekwatiran kita seperti saat ini. Di Radio, Koran dan TV pun adem, tidak ada tontonan orang yang berkelahi disiarkan secara langsung, tidak ada pembicaraan yang cenderung melemahkan semua pimpinan kita.

Kesalahan apa ada pada masa itu?? Pasti ada…tentunya. Semua manusia tentunya lahir dengan hal-hal yang positif. Saya ingat ucapan Dedy Corbuzier pada acara hitam putih Selasa #11 Sept 2012#. Inti acara hari itu yang disampaikannya diakhir acara “Manusia sebenarnya dilahirkan untuk mencari dan memiliki Naluri yang baik, sebagai perbandingan mas Dedy mencontohkan penelitian tentang memilih antara kue tart dan apel..Semua manusia memiliki naluri baik, perubahan naluri dari baik ke kurang baik bukan naluri manusia yang sebenarnya”.

Maka ketika saat ini banyak pertikaian, dendam kesumat, caci dan maki, hina menghina sebenarnya hal itu bukanlah naluri asli seorang manusia…Seyogyanya lah kita harus tetap menjaga naluri ke-baik-an yang menjadi fitrah kita sejak dilahirkan.

Pertikaian di PSSI

Konflik menahun yang terjadi di induk olahraga sepakbola “PSSI” nampaknya belum kelihatan ujungnya. Konfliknya berurat berakar, tidak hanya diakarnya, pohon dan buahnya pun ikut terkontaminasi pertikaian. Saya tidak mau berandai-andai, tapi semua pihak yang terkait mestinya memahami naluri asli manusia.

Puncak pertikaian di PSSI memunculkan dualisme kompetisi, LSI dan LPI. Ternyata tidak hanya kompetisinya yang dua, TIMNAS pun akhirnya jadi dua. Padahal kalau kita bicara kebaikan dibalik dualisme kompetisi betapa banyaknya pemain bola di Indonesia..Betapa banyaknya pekerjaan yang bisa diperoleh dari kompetisi ini… Ekonomi mungkin akan tumbuh dan berkembang, banyak atlet-atlet yang akan terlahir kan dari kompetisi ini. Coba kita bayangkan kalo dalam kompetisi utama ada 18 sampai 20 tim, kalikan dengan banyak petugas dan karyawan yang terlibat, ambil aja 30 an orang yang terdiri pemain dan official termasuk tukang pijat dan pendukung lainnya. Pastinya mereka akan terbantukan secara ekonomi. Lalu kalikan lagi dengan kompetisi dibawahnya, ambil aja 3 tingkatan dibawahnya.. artinya di Indonesia ada mungkin 50 tim semua level. Betapa roda ekonomi akan terlibat dengan aktifnya dalam proses ini.

Pemain-pemain muda tentu akan banyak yang bisa dihasilkan. Coba lihat kompetisi LPI (Liga pendidikan Indonesia), hampir disemua jenjang pendidikan. Betapa banyaknya tim sebenarnya yang bisa kita ciptakan, belum lagi level mahasiswa, sekelas SSB pun betapa banyaknya..

Maka, sebaiknya dan sepantasnya lah Sepakbola Indonesia bersatu.

salam

Marsani Asfi, Anggota KONI Kota Cirebon

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: