Beranda > Pribadi > Catatan :De Javu

Catatan :De Javu

——-
iseng-iseng cari arti de javu di om google..
dan ketemu serta cukup menarik artinya di http://id.wikipedia.org/wiki/Deja_vu.
Saya coba kutip artinya:
————————–
adalah sebuah frasa Perancis dan artinya secara harafiah adalah “pernah lihat”.
Maksudnya mengalami sesuatu pengalaman yang dirasakan pernah dialami sebelumnya.
Fenomena ini juga disebut dengan istilah paramnesia dari bahasa Yunani
para (pa?a) yang artinya adalah “sejajar” dan mnimi (µ??µ?) “ingatan”.
Menurut para pakar, setidaknya 70% penduduk bumi pernah mengalami fenomena ini.
—————————-
Saya coba cari lagi dan menemukan blog tentang jurnal psikologi populer.. dan menemukan alamat link berikut :
http://popsy.wordpress.com/2007/08/01/mengapa-kita-mengalami-deja-vu/

cukup menarik.. silahkan dibaca aja linknya.
Kemudian dari arti diatas sepertinya saya lebih senang gunakan kata ‘pernah lihat’.

De Javu Tentang Saya
——————–
ini bukan Geer ato sok terkenal..tapi kata istri saya sepertinya ‘pasaran’. Beberapa kali saya ketemu orang dan beberapa kali juga orang-orang tersebut merasa pernah berjumpa dengan saya.. Dan kemarin Senin sore(18 Januari 2010) kejadian tersebut terulang..
Waktu dititipin istri beli mendoan, ada bapak-bapak dan istrinya yang melirik-lirik dan dengan wajah antusias melihat saya terus. Coba pindah posisi berdiri sambil nunggu mendoannya di goreng ehh bapak2 tersebut  masih aja melirik.. Ada apa nih? pikir saya..hmmm

setelah mendoan dibungkus dan saya diparkiran motor, barulah bapak2 tersebut menyapa..
“Mas….namanya… dari Solo ya?”..
“apa pak?”..kata saya.
“Mas.. namanya… dari Solo ya?”…
” oh.. Bukan pak.. Saya Sani.”.
sambil buka helm saya menyapa bapak tsb..
” Mirip banget mas.. saya ada teman dari solo.. mirip banget dengan mas..”
” Mirip ya.. pak… “saya tersenyum dan berfikir ini bukanlah yg pertama..

Kejadian seperti ini pernah terjadi tahun sebelumnya.. malahan pernah karyawan suatu asuransi sedang makan di warung padang bertaruh..tentang saya.. bahwa saya adalah rekan mereka yg dikenali oleh mereka.. dan ketemua saya bilang “bukan”.. akhirnya.. geeeerrr tuh warung padang.. khususnya bagi yang kalah bertaruh… haaaaaa…

Gmana menurut saudara?? apakah karena saya berwajah “pasaran” ato memang saya ada..di tempat dan kondisi yang lain??
silahkan komentari ya????

salam

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: