Beranda > Pendidikan, Pribadi > SELAMAT HARI GURU & PGRI

SELAMAT HARI GURU & PGRI

Semoga pengabdian tulusmu selalu mendapat petunjuk dan bimbingan dari Allah SWT. Amin.

=========================

Berikut lirik lagu Himne Guru, untukmu guruku :

“Pahlawan Tanpa Tanda Jasa”

Cipt: Sartono:

Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku
Sebagai prasasti terima kasihku
Tuk pengabdianmu

Engkau sabagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa
Tanpa tanda jasa

Sebuah Kenangan

Waktu memperoleh kesempatan menempuh studi lanjut Pasca Sarjana, Salah satu dosen saya mengatakan :”Bahwa ada 3 telpon yg wajib diangkat ketika kita sedang mengajar”. Beliau berkata begitu, ketika meminta ijin kepada kami, mahasiswa beliau yang sedang diajarkan.

Tiga Jenis telpon tsb :

1. Pertama adalah dari Orangtua,

2. Kedua dari Istri, dan

3. Ketiga dari Dosen dan Guru.

Saya lihat, betatapun Dosen saya ini menjadi prof. dibidangnya dan mengajar kami calon2 doktor dan magister.. beliau tetap meletakkan rasa hormat yang tinggi pada dedikasi dan pengabdian guru. Hal ini jelas menjadi inspirasi tersendiri bagi saya.

Bangga dengan Guru-guruKu

Saya begitu bangga ketika ada yang bertanya dan ingin mendengar cerita saya tentang guru-guru saya. Dari jenjang terendah sampai jenjang tertinggi di jalur pendidikan sampai dengan saat ini. Semuanya begitu membekas sangat dalam dan memberikan begitu semangat yang menyala bagi siswa-siswanya ketika ingin maju.

Kami.. tinggal dipulau yang sebenarnya sangat kaya akan tambang mineral. Timah namanya,, tambang mineral yang sangat dominan dan memberikan kontribusi besar bagi perekonomian pulau kami saat itu. Hampir sebagian besar warga masyarakat dipulau tersebut menjadi tenaga kerja tetap maupun tidak tetap di areal pertambangannya.

Apakah pendidikannya Oke… karena adanya daerah tambang tersebut..? tidaklah 100% benar itu.

Masih ingat saya, ketika Guru SMP kami mengatakan semangat membaranya dengan menghentakkan penggaris Kayu 100 cm an ke meja dengan ancaman kepada siswa-siswanya yang malas belajar.

” Kalian ini … tau tidak..selisih pendidikan dipulau kaya ini dengan pendidikan di P. Jawa Saya 30 tahun… kalau kalian tidak belajar dengan baik..tekun, dan menjadi orang yang pintar..dan bercita-cita sekolah di P Jawa..

” berapa lama kalian akan mengejar … mereka.. cobalah belajar dengan tekun.. habis SMP ini… jadikan SMA negeri jadi tujuan.. jadikanlah SMA Negeri kesempatan untuk membahagiakan orang tua kalian..”

Mukjizat benar perkataan beliau tsb.. karena kami hampir satu kelas diterima bersamaan di SMA Negeri yang waktu itu hanya satu2nya SMA Negeri favorit yang menjadi tujuan semua anak2 pintar senantero kabupaten di Pulau kaya tambang timah.

Coba denger cerita saya satu ini tentang matapelajaran sulit saat SMP.. dan sering menjadi momok sampai dengan saat ini. Ya .. mata pelajaran Matematika .. tidak banyak yang menguasai dan menjadikannya favorit. Dan mungkin sekalian gurunya dijadikan guru favorit. Tapi di sini di SMP Saya tercinta.. semua itu menjadi kenyataan.. Mata pelajaran sulit itu dapat kami jadikan favorit serta begitu membekas sampai dengan saat ini. Tidak tanggung-tanggung, kami jadikan juga gurunya sebagai Guru favorit kami.. Gileee bener..

Mengajar dengan kekerasan .. itu lah motonya.. Dibawah lima tangan siap dirotan atau penggaris 100 cm an dijadikan senjata. Saya mengalami beberapa kali karena kecerobohan dalam belajar… tapi itulah belajar.. Hasilnya lihat .. hampir 80 % mata pelajaran matematika tersebut pada saat ujian akhir EBTANAS waktu itu… nilainya diatas 7.00. Dapat nyaris 10 hampir diperoleh beberapa teman.

Hebatnya…. waktu SMA mata pelajaran tsb tetap menjadi favorit teman2 dari SMP yang sama.. malahan mereka sekarang mendedikasikannya kuliah, dan bekerja dibidang yang sesuai dengan matematika.. Hebat…

salam–Renungan dan Kenangan untuk hari Guru….

(c) Sani

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: